email: tl2010action@gmail.com
tl2010action@yahoo.co.id
twitter @TL2010action

Diary Tugas Akhir #01

21 Mei 2014

Tahun 2014 berjalan begitu cepat bagi orang-orang tertentu, bisa jadi begitu pula yang dirasakan oleh anggota keluarga kami di TL'10, saudara terkasih dan kawan tersayang.

Semua terlihat sibuk, memancarkan wajah khawatir, tergesa, penuh harap, kesabaran maha besar, pantang menyerah, keseriusan dalam mempelajari banyak hal dan canda-tawa pelepas penat.

Kini lantai 2 kampus kami menjadi tempat kami sehari-hari; menunggu dosen, menyelesaikan laporan, mencari kesempatan memanfaatkan wifi atau sekedar duduk-duduk bercengkerama.

Semua bergerak cepat untuk menuntaskan dan memastikan jalan hidup kami.
Dan tugas akhir menjadi salah satu fokus utama dan perhatian kami saat ini. Apakah tugas akhir itu? salah satu syarat agar kami dapat lulus dari kampus tercinta. Langkah kami menuju dunia luas, berkreasi, bermanfaat bagi orang lain, meraih apa yang dinamakan kesuksesan hidup di dunia.

Sekilas mengenai Tugas Akhir di prodi kami ini, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi, seperti jumlah SKS dan telah menyelesaikan Kerja Praktek. Dan setelahnya ada banyak tahapan menjalani TA. Mulai dari Form TA 01, TA 02 dan seterusnya.

Beberapa berkata bahwa yang paling sulit dari TA sebenarnya adalah menentukan pilihan tema dan judul TA. Kami membuktikan hal itu. Perlu waktu yang cukup untuk mematangkan pikiran dan mengukuhkan jiwa kalian pada judul tersebut. Tidak ada yang instan, terutama jika ingin tema dan judul yang sesuai dengan hati nuranimu. Tapi ada yang lebih cepat, bila mendapat bantuan ide dan judul dari dosen, itu sungguh mempermudah.

Jalan masih panjang... tapi tidak cukup panjang untuk membatasi kita meraih kelulusan.

aah, ini hanya sedikit celoteh untuk pembuka diary ini.

Selamat bagi anggota keluarga kami yang telah menempuh seminar proposal dan menjalani penelitian menuju seminar hasil.
Dan semoga dimudahkan bagi anggota keluarga kami yang mulai berjalan cepat dan berlari mengejar.

Tak ada yang perlu ditakutkan, karena hati kami tertaut untuk selalu memberikan yang terbaik, bersama.

This is warming up!

^^#thebestsecretadmirer

Tiga Mozaik (Loving This Journey, TL2010)



1:
Teman,
tengoklah ke belakang sejenak
dalam lembaran kusam namun sarat makna tak tersirat itu....
ada rangkaian cerita, aku, kamu, kita, dan naungan ini
saat dimana kita pertama kali dibaurkan
saat dimana kita dipaksa menyambung....    tali temali
seperti laba-laba menyusun benang sarang mereka,
kita bisa, kita terjumpa, kita terkoneksi
masih ditempat yang sama, dalam wadah yang tiada lain bisa memaknainya,
melainkan kita
ingatlah tawamu, tawaku, tangis kita, pernah menyusun serat-serat tali ini
hampir empat tahun, teman,
dan kita berhasil bertahan
namun, tak merasakah engkau, teman
kekhawatiran yang meruak, seperti biji yang tumbuh dari atas tanah dan meninggi
naungan ini telah mendapati kecemasannya, teman
saat angin meniupkan tangkai-tangkai bunga dandelion, mereka akan terbang bebas
meluncur menuju jati diri masing-masing
hal yang sudah tertulis bahkan sebelum kita mengerti...teman
akankah naungan ini terlupa?
teman tak ada yang sempurna, dan tak seharusnya kesempurnaan itu ada
tapi hanya satu saja keinginan
tolong jaga tali-temali ini
tak harus kokoh terikat, hanya saja cukup ada
sampai nanti, sampai waktu menemukan ujungnya

2:
Jika jalan ini ada ujungnya,
Bisakah kita, teman....
Berhenti selangkah saja sebelum ujung itu,
Dan sejenak memandang ke belakang
Dulu...
Saat kita berjabat tangan untuk pertama kalinya
Telapak tanganmu tak sehangat sekarang
Saat kita ditempa bersama, berfikir, bermetamorvosa
Hingga akhirnya terlelap diatas secarik kertas dan pensil
Hingga titik-titik sinar pagi enggan membangunkan kita
Tak semua hari kita dihiasi tawa memang, air mata itu terkadang menetes
Saat itu, aku, kamu, kita, berada dalam naungan yang sama
Terima kasih Tuhan, Hijau ini telah menyatukan kita,
Hampir empat tahun lamanya
Lalu kini, kita berhenti di selangkah sebelum ujung
Tak khawatirkah engkau, teman...
Rangkaian kita selama ini hanya menjadi kerangka-kerangka keropos
Pecahan-pecahan kaca yang disusun seadanya
Tidak, jangan, tolong berhenti dulu
Jangan lepaskan apa yang telah kita maknai dengan baik
Jika memang ujung itu akan memisahkan kita, biarlah...
Namun,
Pastikanlah teman, kita akan bertemu dalam kegembiraan lainnya
Dibawah rindang bunga sakura, bayang-bayang kita bersenda
Dan yakinlah teman, ujung jalan kita ini...
Adalah gerbang kita sebagai Kesatria-kesatria bertoga

3:
Dulu.... kita tak saling kenal,
Walau kita bersampingan, rasanya seperti berkilo-kilo jaraknya
Terang saja,
berlian itu masih menjadi batu-batu
Keras, tidak hangat, tak saling bersama
Lalu... kita ditempa, terpoles apik, dan bermetamorvosa.....bersama
Kilometer menjadi milimeter...
Ya, kita lah berlian itu,
Dalam satu naungan yang menyusun kedewasaan kita
Belajar bersama, terbahak bersama, terisak bersama...
lalu mengerti dan memahami
Yakin, koneksi kita lebih berharga dari sekedar berlian
Namun, seperti halnya cakrawala di samudra
Jalan kita juga ada ujungnya, teman
Akan ada kalanya senyuman itu, tangisan itu tak lagi tersirat
Akan ada kalanya metamorvosa itu berlanjut, terus dan terus...
Jangan teman, jangan lupa dan pasrahkan
Maknailah rangkaian ini dengan baik
Jangan kecewakan naungan ini teman,
Jangan kecewakan janji-janji kita
Yakinlah, kita akan bersapa kembali
Dan yakinlah bahwa ujung ini adalah pencapaian mimpi kita.
Nanti...
Saat perubahan banyak melanda,
Satu titik kecil didalam akan selamanya tetap
Itulah saat aku, kamu, dan naungan ini terikat oleh waktu

by MKA 

Trailer Unforgot10

Cooming soon for our documentary film!!


A Pep talk from TL2010Action




1 tahun + 2 hari

It's my time, here i am!!

Segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam..
shalawat serta salam kepada Rasulullah, nabi Muhammad saw, yang semoga syafaatnya kita rasakan di akhirat nanti.

Hi, Tens! dan seluruh pembaca yang menyempatkan diri membaca tulisan ini.. (Semoga Allah selalu menyayangi kalian.)
Akhirnya! alhamdulillahirobbilalamin, akhirnya saya merasakan juga berada di titik ini. Saat dimana perjalanan Kerja Praktek terlalui, tepat 1 tahun + 2 hari.

Mengapa 1 tahun + 2 hari?
Saya menghitungnya mulai saat menerima surat yang menyatakan bahwa saya diterima untuk kerja praktek di tempat KP saya. Yup, 15 April 2013 adalah tanggal yang tertulis di surat balasan itu. Dan 17 April 2014 adalah tanggal dimana saya menyatakan serba-serbi KP saya selesai.
Perjalanan panjangkah?

Bagi para adik TL yang belum melaksanakan KP, saya sarankan untuk tidak mencoba menjadi seperti saya, sungguh!





Ujung Barat Pulau Jawa

Gbr 1. Rimba untuk Bertualang
15 Juli 2013 adalah kali pertama saya menjejak tanak di perusahaan ini. Dimanakah? Petunjuknya ada di gambar di sebelah kiri anda, :).
Dengan luas area lebih dari 20 hektar, saya yakin setidaknya saya bisa membakar kalori hanya dengan berjalan kaki bolak-balik menuju site dari central office. Tidak ada ruginya, bukan? tentu tidak, apalagi kalau kalian kerja praktek ketika bulan Ramadhan, diet sehat pun insyaallah akan sukses.


Harta Karun Kerja Praktek

Gbr 2. Permata
Gbr 3. Batu Safir
Gbr 4. Mutiara


Gbr 4. Ruby Merah



Ada yang familiar dengan gambar-gambar diatas?
Kurang lebih, tanpa perlu bertele-tele, cuplikan gambar diatas adalah beberapa harta karun yang saya dapatkan ketika saya melaksanakan kerja praktek.
Tapi, harta karun yang saya ingin maksudkan sebenarnya adalah:

Harta 1: ilmu.
Harta 2: kawan baru

Meskipun begitu, harta karun tersebut hanya dapat bermanfaat dengan caramu sendiri. Sebagai contoh, bagi sebagian mahasiswa, bisa jadi, air limbah adalah salah satu tema KP yang berada di 'prioritas paling akhir'. Prioritas akhir karena 'bayangan' / 'prediksi' ke-ribetannya saat dan setelah pelaksanaan KP, dosen pembimbing atau penguji yang mungkin unpredictable, hingga isu bahwa mengambil tema air limbah berarti 'laporan KPmu akan paling lama selesai'.

Kebenarannya? saya tak akan berkata banyak, tapi mengambil KP air limbah tidak akan pernah merugikanmu, recommended! Terutama bagi kalian yang ingin sensasi dan tantangan lebih untuk membuktikan kebenaran isu-isu diatas.

Paling Bernilai dibandingkan harta karun :)

Buat adik-adik yang akan KP, saya pikir kalian jangan ragu pada kekuatan kerja praktek, ini akan mempersiapkan mu, selama kamu benar-benar memanfaatkan dan totalitas di dalamnya. Godaan yang ada selama perjalananmu mungkin adalah kemalasan, menyiakan waktu, merasa tidak bisa, bosan, jenuh, muak, hingga lemahnya semangat berjuang untuk menyelesaikannya. Berbagai alasan untuk berhenti di satu titik akan terus bermunculan, dan ini hanya akan lenyap ketika KP mu selesai. Selesai adalah selesai hingga Laporanmu terbentuk, bertanda tangan, masuk perpus, keluar nilai! Karena bisa jadi batu sandungan paling keras ada saat setelah seminar dan harus merasakan tanggungjawab revisi, :).

Jangan takut kamu tidak bisa, toh semua awalnya pernah merasa takut, deg-degan plus semangat.
Hari pertama berdebar, pertengahan antara bosan, mentok nggak ngapa-ngapain (hingga panik waktu sadar KP udah mau selesai) dan hari terakhir antara semangat pulang-kangen rumah hingga berat mikirin laporan.
Kamu mungkin akan merasakan kembali deg-degan saat akan seminar KP.
Tapi kamu akan bahagia ketika dapat 3 huruf di lembarmu = ACC. (3 huruf sakral!) 

Suka-duka, apapun, kalau kata seorang kawan baik yang selalu menyemangati,
"Semua akan Indah pada Waktunya."

Bisa jadi kamu mendapat dosen pembimbing yang sangat kamu inginkan (seperti yang saya alami), atau pembimbing yang mungkin tidak kamu harapkan pada awalnya. Namun saya yakin, pada akhirnya kamu akan pernah berkata (paling tidak sekali), "Dosen Pembimbing-ku baik banget, Ya Allah.." dan dalam hati diam-diam kamu sangat mensyukurinya.
Apalagi bila pembimbing itu bagai ayah yang selalu bertanya setiap kali bertemu, "Kemana saja, nid?" atau "Kamu itu sibuk apa tha, nid?" atau "Gimana, nid?"

Atau bisa jadi kamu dapat penguji yang menurutmu 'enak' atau 'tidak enak'. Bukankah semua manusia punya kelebihan dan kekurangan? Selama kamu bisa bersyukur, semoga Allah menguatkan mu dan melancarkan urusan mu. Dan yakin lah bahwa dosen-dosen kita menyayangi kita dan tak pernah mengharapkan keburukan terjadi pada kita (kebaikan tanpa kita sadari).

Masih terngiang perkataan seorang dosen penguji pada saya ketika menegur penuh makna, 
".... punya nama bagus (sangat baik artinya) tapi ternyata pemalas..." (karena laporan saya yang tak kunjung selesai). Kaget, tertohok namun jelas membangkitkan dan melegakan pada akhirnya.

Hal membahagiakan lainnya adalah ketika kamu sadar bahwa kamu bersama dengan keluarga, kawan dan orang-orang lain yang akan senantiasa menolong dan menguatkanmu hingga akhir.
Bersyukur, sangat, karena bersama saya ada keluarga-kawan se-pembimbing yang hebat dan solid, serta rekan-rekan TL 2010 lainnya yang selalu mendukung hingga sekedar menemani menunggu dosen di kampus sepanjang hari.

Tetaplah berjuang hingga akhir, Tens..
Jalan masih panjang, insyaallah.

Bangku kosong





Together We Can


18/04/2014,
the next minister/120028