email: tl2010action@gmail.com
tl2010action@yahoo.co.id
twitter @TL2010action

3 of Tens in KP PDAM Cilacap


28.08.13
kantor bagian produksi
Maos, Cilacap
pukul 11.03

    Hari ini adalah hari yang biasa. Hari ini adalah hari Rabu. Hari ini adalah hari seperti hari-hari lainnya dibulan Agustus. Daripada itu, hari ini adalah tiga hari terakhir kami melaksanakan kerja praktek di IPA PDAM Kabupaten Cilacap cabang Maos. Yah tiga hari lagi Tens, dan semuanya usai. Walau tidak sepenuhnya si, masih ada tugas laporan dan seminar yang harus kita hadapi, yap seperti yang harus ataupun telah kawan Tens semua lalui pula. Ya paling tidak cerita rantauan kita di kota Ngapak ini akan mengalami tutup buku. Sedikit cerita tentang rantauan kami, Aku, Dika, dan Fikri, semoga bisa mengobati rindu Tens dengan jalinan kita, seperti rindu yang selalu aku alami saat jarak dan waktu tidak mendapat kesepakatannya untuk mempertemukan kita (peress).
   
    Seperti yang kita ketahui, setidaknya ada dua pilihan lokasi kerja praktek yang bisa diambil, yaitu instansi kedinasan dan perusahaan swasta. Kesempatan ini aku akan bercerita mengenai KP di instansi kedinasan, lebih tepatnya di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), lebih tepatnya lagi di PDAM Kabupaten Cilacap, lebih-lebih tepatnya lagi, di IPA cabang Maos (ffiuuh). Memilih KP di Dinas ada kelebihan dan kekurangannya Tens. Kelebihannya yah hari waktu tunggu dari memasukkan proposal sampai menerima jawaban bisa dihitung dengn jari (kalau beruntung^^). Selain itu KP di dinas terhitung cukup mudah dalam pembiasaan diri nantinya, mengingat adanya struktur dan kegiatan2 yang sudah bisa kita tebak (macem mengenang waktu sekolah gitchu). Kekurangannya mungkin KP di dinas sudah pasti tidak mendapatkan uang sangon dan fasilitas penunjang lainnya (kecuali KPnya Izul dan Bima yang dapet THR meski KP di dinas, ngiri ik), beda dengan KP di perusahaan swasta (sebagian besar). Terus, kurang adanya hal-hal atau kondisi yang menantang mental, alias berada di zona (sedikit) nyaman, yah tapi itu kembali ke pribadi masing-masing sih. Oh ya ada tips nih yang udah kami lakuin saat proses pengajuan KP, selain urusan sista, admin, dan tetek bengek lainnya, yaitu:
1. mencari dan menentukan teman seperjuangan dan jenis instansi yang akan kita pilih (sesuai minat dan bakat yaa, kalo ga minat dan ga ada bakat, udaaah sikat ajaaa haha^-^)
2. memilih beberapa alternatif seperti mau dikota mana dsb. (bisa disesuaikan dg tempat tinggal, tapi merantau lebih asik-asik lho), oh ya pastikan tempat yang kita pilih belum pernah diambil kakak kelas dalam kurun waktu 2 tahun kebelakang.
3. mencari keberadaan alumni yang sekiranya berkecimpung atau berhubungan dengan bidang itu (wah ini wajib nih, kayak yang kita lakuin, alhasil Mas Khusnul "TL1999" yang ngasih kita petunjuk ke PDAM Cilacap, terang saja wong dia diagung-agungkan disana karena pernah terlibat kerjasama macem proyekan gitu kali ya, oh ya Mas Khusnul ini sekarang kerja di Satker 'saat tulisan ini dibuat')
4. kalau kota lokasi KP cukup dekat dengan Semarang (seperti Cilacap agak-agak), mengantarkan proposal dan surat permohonan KP bisa langsung ke TKP, oh ya sebelumnya cari CP orang dalem yang mobile ya kalau dihubungi, seperti yang kita lakukan, alhamdulillah ada alumni TL2001 Mbak Meira yang menjabat sebagai Litbang di PDAM Cilacap, dialah yang membantu kita tanpa pamrih, Thanks a lot mbak. Oh ya kesempatan ini juga bisa dimanfaatkan untuk mencari Kosan atau tempat yang bisa kita singgahi selama KP, kece badhai bejibbun kan.
5. Nantinya sering-sering bawa oleh-oleh ya buat orang2 kantor supaya hati mereka luluh lantah haha (hush kita ikhlas kok^^)
6. Dan yang terakhir tumbuhkan mental siap KP sampai mateeee!!! (alay tur lebay)

    Kembali ke cerita tiga pemuda ganteng yang merantau di kota Ngapak ini Tens. 16 Juli yang lalu, adalah hari pertama kami memulai perantauan di Cilacap ini. Karena mengurus surat pindah lokasi IPA di kantor pusat dan bla-bla-bla lainnya, jadi kami baru masuk ke IPA Maos tanggal 22 Juli. Hari pertama masuk kantor langsung disuguhkan dengan 3 bangunan IPA yang berdiri kokoh disamping kantor-kantor mungil yang nantinya akan menjadi tempat bernaung kami, wah mengagumkan (tapi boong^^). Yah untuk awalannya sungkem dulu lah sama Pak kepala cabang ya ga..., namanya Pak Agus, cerita punya cerita ternyata anaknya Bapak Kacab (baca:kepala cabang) ini masuk ke kampus kita tercinta, yap anaknya adalah TL 2013, haha sempitnya dunia. Setelah itu, sungkem lagi sama semua bapak-bapak yang ada di kantor cabag Maos ini, oh ya ada satu Ibuk-ibuk juga, satu-satunya wanita yang ada di kantor Maos ini, dan ternyata Ibuk tadi yang biasa bertugas untuk mbacain doa setiap apel pagi yang nantinya harus kami ikuti setiap harinya (sumpah Bu, mending makan TOA dulu biar suaranya lantang, haha becanda Bu nuhuuun^^ lirihe pool og suarane). Nah di kantor cabang ini ada dua kepala bagian: yang pertama kepala bagian produksi, Bapak Sartam, yang nantinya akan mengampu aku (OM) dan Dika (PBPAM), yang kedua adalah kepala bagian distribusi, Bapak Waluyo, yang akan merangkul Fikri (SPAM) dengan kelembutan tubuhnya.
 Khidmadnya berdoa sebelum bekerja...

    Mengenai tempat kos yang kami tinggali nih Tens. Beruntungnya kami bisa mendapatkan kos yang murah dan nyaman. Kita tinggal di satu kamar besar dengan fasilitas: 3 bed, kamar mandi dalem, TV, kipas angin, lemari, dapur, halaman jemur, parking area, dengan hanya membayar 450 ribu rupiah SAJA....guys. Jadi tiap anak jatohnya bayar 150rb/bulannya. WOW banget gak? Gak ya....? kalau ini gimana: kita dapet Bapak Kos yang berhati mulia sejernih malaikat, nah ini yang lebih Wow... Namanya Pak Ismail. Bapak Ismail tinggal dirumah itu dengan istrinya tok til. Tapi terkadang anak-anaknya datang berkunjung dengan membawa cucu-cucu nya yang suka ribuuuuuut. Nah ini, kalau udah datang cucu Pak Ismail mesti ngamanin kamar, terutama laptop. yah ga apa-apa lah buat temen selingan main dikala senggang (padahal waktunya senggang terus -_-;). Oh ya ada satu kekurangan tempat kos kami tens, karena kami memilih untuk tinggal di Kota Cilacap yang jaraknya dari Maos kurang lebih 45 menit menggunakan motor, ya kita harus rela bangun pagi paling ga jam 6an udah harus rapi dan ganteng untuk go cus ke lokasi. Nah deritanya ga nyampe disini saja Tens, Celaka 13 gila-gilaan...jalan dari Cilacap ke Maos yang notabenya didominasi oleh truk-truk gede punya pertamina dan industri lainnya membuat jalanan berdebu dan berasap hitam kelam. Belum lagi jalanan yang ganas itu telah memiliki pori-pori dimana-mana, ya ampyuuun banget kan, pokoknya derita tiada tara. Terus pas udah nyampe lokasi, dan iseng-iseng ngaca dicermin di dalem kantor, seketika aku langsung berteriak "Aaaaaaarghhhhth!!! Kembalikan kegantengaaaaan gueee, kemana dia perginya,!!!!!" aku dapati wajah lusuh hitam kelam terbalut debu asap (hahaha tapi apapun yang terjadi kami tetap merasa ganteng dan selalu action kok 'nggilanie.com')
   
    Tens, mau tau satu hal ga. Nah ini, yang namanya KP ga akan terlepas dengan istilah ke-magabut-an (baca:keasyikan anugerah tiada tara). Dan yang kami bertiga alami ga sembarang magabut biasa, tapi MAGABUT TOTAL, bahkan lebih magabut dari pada engkong-engkong jemur diri di siang hari. (huftty bgt kan). Eh tapi kurang pas sih kalau dibilang magabut, orang kita ga digaji weeee. Yah hari-hari awal kita kerja, semangat masih bersinar gemilang. Apalagi setelah mendengar arahan dari Mas Risfanan. Mas Risfanan ini adalah salah satu SDM di bagian produksi (dari 10 orang) yang sudah mengenyam bangku kuliah dari segelintir lainnya. So pastie laaah kepintarannya bisa diuji. Beliau menjanjikan kita data ini-itu, bilang mau mengajak kesini kesitu, bilang dia ahli inilah-itulah, tapi sampai sekarang kita cuman makan PHP saos asam manies. Ya alhamdulillah si, hari ini dia ngasih buku Operasional dan pemeliharaan yang mungkin cukup berguna bagiku nanti (akhirnyaaaa sujud-sujud^^). Oh ya Mas Ris ini sebenarnya memang pintar lho (sumber analisis pribadi). Tapi mungkin itu yang membuat dia jadi agak kurang patuh sama atasannya (Pak Sartam) yang dianggapnya tidak lebih pintar. Yah beginilah Tens, hari-hari berjibaku dengan para operator yang unik-unik dan masih orisinil kepribadiannya, bisa buat pelajaran. Oh ya pengen nyebutin nama-nama operator lainnya yang aku inget : Pak Sarmin, orang paling rajin sedunia IPA, dari barscreen, sampai bangunan IPA kalau ga dia, ga ada yang bersihin deh kayaknya. Terus ada Mas Fajar, yang masih agak muda, jadi masih gaul (sitik-sitik), mudah diajak ngobrol--->destinasi wawancara tanpa pikir panjang.  Mas Yugo nih, yang baru dapet momongan baru, alhasil kita dikasih sekotak gede nasi slametan aneka lauk haha sweet moment deh (sering-sering buat momongan ya mas^^). Terus ada Pak Warso dengan senyum kalemnya, dia adalah orang terkalem sejagad dunia per-IPA-an. Masih ada 4 orang lagi yang lupa namanya siapa hehe maaf lahir batin ^^.

    Tens, KP itu inti yang sebenarnya ya ngumpulin data selengkap-lengkapnya kan ya?, buat nanti kita analisis lah atau kita kerjain lah dilaporan. Terus gimana nasib anak KP kalau data-data yang ada ditempat kerjanya "misterius" semua :"( mau nangis kan rasanya, ya minimal hasrat mukulin pipi orang naik laah satu tingkat. Nah itulah salah satu asam garam yang kita cicipi disini Tens. Sediiiih. Tapi dengan berbekal slogan "all is well" kita tetep woles aja meski apapun yang terjadi. Yuk cuss aja ke paragraf dibawah.

    Oh ya kita ga sebodoh katak dalam tempurung loh. Gini-gini kita juga kerja dan beraktivitas di sekitar lokasi IPA kita. Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya. Di cabang Maos mempunyai 3 IPA (Instalasi Pengolahan Air). Yang pertama berkapasitas 20 L/dtk IPA paling tua, yang kedua kapasitasnya 10 L/dtk dibangun tahun 2007, terus yang paling baru dan paling gede IPA 50 L/dtk yang baru dibangun tahun 2010 (yah berasa nulis laporan-alergi langsung merajalela). Nah dan karena keterbatasan data yang ada disini, kita jadi ngukur-ngukur dimensi IPA sendiri. Biasanya kalau aku sama Dika lagi ngukur-ngukur ga jelas, si Fikri ngikut orang-orang distribusi ke lapangan kalau-kalau ada perbaikan jaringan atau apalah gitu, masalah distribusi. Oh ya ada cerita lucu nih, karena keseringan maen bareng orang-orang lapangan, si Fikri jadi terkena sindrom bahasa loh tens. Ngakak banget dah, coba cek deh sekarang kalau ketemu sama Fikri perhatikan bahasanya, ke-ngapak-kan ala cilacap yang teramat sangat agung melanda anak itu. Yah udah alay tambah alay deeeh hahaha peace Fik. Eiiits tapi jangan salah, Fikri itu ternyata orang yang sangat keibuan loh (ngapusi stadium 4). Dia yang paling rela masakin nasi buat kita (meski sambil ngomel^^), terus ngomelin (lagi) kita kalau-kalau ada pekerjaan rumah tangga yang ga beres. Dasar Ibu-ibu bawel haha. Tapi kalau bukan karena Fikri mungkin aku udah tinggal tengkorak polos kali ya, saking kelaparannya, so thank's so much Fik. Oh ya ada satu lagi si Dika. Kalau si Dika orangnya rajin bgt cuy. Buat cewe'-cewe' kalau mau cari jodoh, nih pilih Dika aja. Dijamin ga perlu menikur-pedikur, karena ga usah kerja. Biar Dika aja yang nyuci baju, nyetrika, nyuci piring, masak aer (biar mateng-jreeeng), trus njemur, nyuci motor, pokoknya segala nyuci2 udah sipp beres sama dia lah hahahaha. Seneng deh punya rekan KP yang kece-kece (Perrrreeees bgt sumpah). Walau diri ini hanya pria malang yang senang bermain dengan rasa malas (hussssh dosa loh). Ralat, pria tampan yang selalu pro dengan kemajuan jiwa diri. (Pleaseee skip aja bagian ini yuks)

    Oh ya tens jangan ngiri ya sama kita. Ini nih, karena kita berpegang teguh dengan peri bahasa 'sambil menyelam minum air' alhasil selain KP kita juga,,,.....jreng-jreng -----> LIBURAN dan JALAN-JALAN :D . Yang lebih jelasnya nanti akan diceritakan secara tajam setajam siulet....oleh Dika dan Fikri. Kemana aja ya liburannya, penasaran? makanya nanti simak ulasannya, siapa tau bisa merekomendasi tens semua.


Cilacap kota sejuta pantai...:)

    Udah ah singkat aja ya Tens biar ga bosen. Semoga cerita ini sedikit banyaknya bisa menghibur Tens semua. Oh ya hati-hati ya buat kita nanti pas going abroad nya hehehe, semoga ga kalah jadi pengalaman bersama terasik kita ya aamiin...
Yap, begitulaah, oh ya ada pesan buat teman-teman KP mania. Sadarilah bahwa cinta itu tak selalu harus memiliki. hahahaha mulai nglantur, udah ya dadadah....SEMANGAT KP TENS (KP itu banyak pelajaran, secara eksak dan rohani ^^)
Semangat LAPORAN (hug you deeply ^^)
                                                      Salam Semangat &Optimis...
MKA


sepenggal cerita KP dan kehidupan didalamnya

by : putidestianti 

Halo assalamualaikum tens, apa kabar?
kalo aku bahas pengalaman KPku baru sekarang agak basi gitu gaak?semoga masih ada yang mau baca yaa hehehe

aku kerja praktek di salah satu perusahan swasta penyedia air bersih sejenis PDAM milik prancis namanya PT PAM Lyonnaise Jaya Jakarta (Palyja) bersama nira, karin, dan lina. Awalnya kita mikir kalo kita bakal ditempatin di  tempat yang sama kaya kalo kp di pdam gt.
eh taunyaa, kantornya beda2, kantor buat IPA lain sm kantor bagian transmisi, distribusi, kantor kebocoran juga ada sendiri, kantor utility gitu jg beda sendiri, pokonya kantor-kantornya misah-misah dan jauuh jauuh lagi....

Awalnya mikir mau kp di jakarta biar bisa nebeng sama papa soalnya papa kerjanya di jakarta jugaa eh ternyata kantor nya berjauhan alhasil aku harus nyari alternatif kendaraan umum dari rumah biar bisa mencapai kesana. setelah tanya-tanya dan sempet nyasar-nyasar ketemulah jalur dari rumahku menuju tempat KP. OJEK-KRL COMMUTER LINE-KOPAJA 614.
Dan ketiga angkutan umum itulaah yang jadi temanku selama 30 hari. Banyak banget suka dukanya, mulai dari salah turun pintu stasiun, nanya2 ke orang2 dan diboongin, salah naik kopaja, Jakarta memang keras, tens! Belum lengkap ngeliat keadaan negeri ini sebenernya kalo belum ngerasain naik angkutan umum di jakarta (lebay).

Bayangin aja, mulai dari naik KRL Commuter Line, padahal ini jenis Kereta Rel Listrik yang sudah lumayan bagus (walaupun buangan Jepang sih) tapi keadaannya memprihatinkan.. pernah aku liat ada nenek2 yg digencet2, ibu2 hamil, tangan kejepit , tas ketinggalan karena keburu ketutup pintunya, sendal jatoh ke rel, dan berbagai kejadian sedih lainnya. untung ada gerbong wanita sih tapiiii gile tetep aja penuhnya.. dan kejadian yang paling aku perhatiin di KRL ini, wajah2 para penumpang yang rata2 selalu terlihat streess (waktu berangkat dan pulang) entah kenapa, mungkin faktor kerjaan, keluarga, dan berbagai masalah lainnya. Gak salah kalo sekalinya ada sesuatu, pasti emosi mereka langsung meluap luap. Misal ada yang kakinya gak sengaja di injek sama penumpang lain, kadang yg gak sengaja keinjek ini marahnya suka lebay dan ngehebohin se gerbong. Ampun kan tens?
kepenuhan dalam commuter line


Lain lagi ceritanya kalo di kopaja, cerita paling menyedihkan waktu liat ada pengamen ade(cowo) dan kakak(cewe). Jadi setelah mereka ngamen dan dapet uangnya sedikit. Kakaknya marah dan nuduh2 adenya kalo nyanyinya gak bener, sampe adenya nangis, adenya dipukul, dilemparin sendal, didorong keluar kopaja, dimarahin lagi, sampe adenya meringkuk jongkok, tetep dilempar sendaal. Yampun, inikah Jakartaaaa?


Terus kadang suka ngobrol sama orang sebelah yg nyeritain panjang lebar tentang kisah hidupnya, perjuangan kerja di jakarta, kadang beberapa bilang, “Nanti kalo mba mau kerja di Jakarta, harus siapin mental dulu ya mba. Orang lemah gak bertahan di Jakarta, ujung2nya jadi gelandangan” wawaduuuuuuuuuhhh...


Oke pelajaran hidup. Belum sampai kantor, udah dapet pelajaran yang supeer banget, jadi banyak bersyukur, mencoba tetap bertahan sambil nguatin mental. Siapa tau suatu saat kerja di jakarta. Who knows kan yaa?



Sampai kantor, disambut pak satpam yang selalu ada tiap pagi depan kantor, baik banget.. ramah, kadang nawarin sarapan. Buka pintu kantor, udah beberapa karyawan yang dateng beberapa nyambut di cubicle masing2 dengan hangat sambil bilang, “selamat pagi putii” seneng deh berasa uda kerja disituu.
Oh iya jadi selama KP disana alhamdulillah dapet 1 cubicle, kaya ginii.... kaya yg suka dikantor2 biasanyaa... hehe



Ritual KP dimulai. Kalo 3 minggu pertama masih nyari2 data sambil ngobrol2 sm karyawan biar lebih deket lagi. Alhamdulillah karyawan di UPPS ini masih pada muda2 (rata2 angkatan 2004-2007 buat engineernya). Oh iya jadi karena aku ngambil tema Kpnya SPAM, jadi ditempatin di kantor yang ngurus distribusi di wilayah jakarta selatan nama kantornya UPPS (Unit Pelayanan Pelanggan Selatan). Untuk masalah data alhamdulillah lengkap dan metodenya semua udh komputerisasi jadi datanya tinggal minta di copy aja walaupun ada beberapa data juga sih yang gak boleh.
Selain minta data dikantor, aku juga sering diajak ke lapangan sama Daily Worker (DW) nyaa.. naik mobil bak gituu yg dibelakangnya isinya alat2 perlengkapan pengecekan distribusi. Banyak cerita juga sama Dwnya mulai dari sejarah palyja dibeli asing, kisah hidup mereka, nasehat2, banyak deh. Jadi kangen bapak2 DW nih hahaha.. ini beberapa foro di lapangan.




Oh iya, Pernah juga dimarahin pelanggan yang airnya mati udah lama sampe dia bilang gini, “tolong mba bilangin ya ke atasan2 mba di palyja, saya bisa aja nenggelamin mereka saya suruh nanti ratu pantai selatan” waduuh agak kocak dan ngeri ya. Itu adalah 1 dari ratusan wujud kekesalan yang sudah membeludak.

Saat makan siang, saat yang paling ditunggu karena aku selalu diajak karyawan2 yg cewe2 muda gituu kuliner2 di daerah sekitar jaksel. Makanannya enak2 tapi sayang mahaal, setelah tadi mengenal kehidupan menengah ke bawah. Saat makan siang ini mendadak jadi cewe metropolis, mengenal kehidupan jakarta menengah ke atas, gak jarang makan di mall trus sekdar belanja di body shop, sama karyawan2 muda ini. Ini belum se metropolis yg kalian bayangkan kok, menurut mereka ini hal yg biasa Cuma gr2 aku anak kos, ini jd luar biasa. Bayangin aja skali makan kalo di mall bisa 35-50rbuan... tapi gak semua karyawan makannya begini kok. Kalo yang ibu2 (sudah berkeluarga) lebih milih makan di padang sebelah kantor atau bawa bekel. Tau alasannya kann?

Minggu ketiga dan seterusnya, udah mau mulai nyicil laporan dan mulai saat kegabutan. Kenapa laporan? Karena waktu kemarin aku disana, disuruh ngumpulin laporan dan presentasi di akhir jadilaah manusia deadliners hahaha. Ngerjain laporan diselingi nonton film bersama mba dian (cubicle sebelah). Kadang kalo lagi mau ngemil, kita ke sevel deket kantor (gaya bgt nih ank kos haha).
Laporan(sementara) aku akhirnya selesai!!! Dan hari presentasi tiba, dan yg mengagetkaan yg liat presentasi aku banyaak banget sampai ada bosnya juga. Keringet dingin, gemeteran, beser, dan semua rasa campur aduk. Bayangin aja itu laporan dan ppt nya kan dibikin sekejap tanpa diperiksa siapapun........... tapi saat itu tibaa.. dann.. this is it!




Alhamdulillah sukses walaupun banyak pertanyaan yang sulit dijawab dan dapet banyak masukan bangeet. Dengan begitu, selesai sudah KP ini, sediiihhh, lega, seneng, campur aduuk.

Makasih banyak doa dan semangatnya buat pihak Palyja terutama UPPS, i miss you all




makasih banyak buat keluarga, teman2 TL10 yang sampai saat ini  masih kompak dan semoga seterusnya.
Sampai akhirnya tibalah penutupan sebenarnya dari KP ini. Seminar dan Acc.




Thank you, Tens! Good luck for you all, i love you.
Sampai bertemu di kesuksesan selanjutnya :”) 










Memory of the roof top PLTU Banten 1 Suralaya

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh

                Kalau mendengar cerita kawan yang sedang KP sepertinya aku merasa seperti belum KP secara sempurna ,*emang sempurnanya gimana?ga tau juga deh -_-.Tetapi banyak pengalaman mengasikan yang aku temukan disana. Tepatnya di PT. Indonesia Power UBOH PLTU Banten 1 Suralaya. Disana aku ga sendirian,ditemani oleh teman-teman PKL dari Universitas Trisakti (Teknik Lingkungan), Universitas Indonesia (Teknik Mesin) dan Universitas Gajah Mada (Teknik Elektro).

                Pertama kali datang kesana, aku terkagum-kagum oleh pemandangan laut. Yah jadi aku bisa melihat laut dari perjalanan pulang, pergi bahkan disananya. Disana itu enaknya hampir setiap perusahaan itu punya antar-jemput, entah pakai Elf, Mini Bus, Hyeas (tulisannya ga tau benernya gimana, ya sejenis mobil Cipaganti gitu lah), Inova, Avansa, dll.Dan jam 6.00 kurang itu semua bis sudah mulai ramai menjemput, ada pula yang jam 6 pas itu bisnya sudah berangkat, “telat ya ditinggal”.Waaaw....tapi dihari pertama aku berangkat barengan kakakku, dan itu jam 6 kurang sudah harus berangkat karena biar tidak terjebak kemacetan. Meski masih jam 6, tetapi kota pun cukup ramai oleh bis jemputan,waaaaaa..........cuma bisa melongo deh

                Setelah nyampe, ya tentu perkenalkan diri ke beberapa pegawai dan menunggu pembuatan ID Card dan dipinjemin Safety Shoes serta Safety Helmet.Habis itu langsung ke site. Jadi setiap pegawai dan PKL yang datang  maupun yang mau pulang itu ke kantor UBOH dulu, biasanya untuk absen baru lanjut ke Site dengan menggunakan bis atau mobil antar-jemputan. Jarak dari kantor ke Site kira-kira yah petung kuda ke Jembatan tol lah. Terus lanjut briefing dengan pembimbing lapangan tentang keselamatan kerja cus gabung ke PKL lainnya.

                Diawal aku KP, aku bingung sendiri karena unitnya yang sedang off. Ga cuma para PKL yang magabut, bahkan pegawainya pun juga magabut kecuali bagian pemeliharaan. Tapi karena di PLTU Banten 1 sendiri mau mendaftakan PROPER tahun ini jadi divisi lingkungan sedang sibuk-sibuknya,jadi PKL di bagian lingkungan (aku dan 2 mahasiswi trisakti) disuruh bantuin penyiapan PROPER. Waktu demi waktu, kerjaannya cuma bantuin aja, tapi sambil minta data dikit-dikit karena ga berani langsung minta data banyak,hehehe. Tetapi kita ga cuma di kantor terus, kadang main ke Coal Handling (Gunungan batubara,atau tempat penampungan batu bara), ke TPS Limbah B3, bahkan seringnya maen ke Laboratorium buat nonton TV *loh...skip skip

                Lanjut aja yah yang setelah lebaran, karena ini titik mulai keasikannya. Ya seminggu awal masuk masih sama sih sebenarnya, ngejar PROPER.skip langsung ajalah. Nah setelah 1minggu awal itu, aku ditinggal sendiri di divisi lingkungan. PKL dari Trisakti udah kelar, mba-mbanya training ke Bandung selama 1 minggu,Aduh piye ikiiii.....#pegangkepala.Langsunglah aku maen aja ke Laboratorium air. Jadi WWTP di PLTU Banten 1 itu sebelahan sama gedung Laboratorium. Isinya ya Divisi KLK3 (Kimia, Lingkungan dan K3). Biasanya aku duduk manis di laboratorium lingkungan, karena sepi dan ruangannya dingin berasa kaya di dalem kulkas jadi aku maen ke laboratorium air. Trus Unit pun running,yeeeey.....alhamdulillah.

                Karena PKL yang tersisa cuma aku dan 2 mahasiswa UGM yaudah sharing-sharing bareng aja. Mereka pun diminta untuk memahami proses PLTU jadi hampir tiap hari mereka jalan-jalan, daripada nganggur di Lab yaudah aku ikutan aja,dan alhamdulillah malah diijinin banget. Ini nih pengalaman terasik!!!Naek gedung yang tangganya itu kaya kasa jadi bisa lihat ke bawah. Ada 12 lantai,sebenarnya ada lift tapi kadang liftnya macet ditengah jalan, jadi mau ga mau kita naek tangga manual. Oke bayangkan gedung tak bertembok tak berlantai, lihat kemana pun kelihatan, asli mendingan naek tornado di Dufan deh.oke kalem.......karena aku cewe sendiri jadi aku paling belakang.Baru pertama kali aku naek, bayangannya kakinya keblabasan trus jatuh piye,haduuuuuu...oke aku cuma berani sampai lantai 10, tapi itu sudah ngalahin rekor disana. Ga ada satu cewe pun yang mau naek bahkan sampai lantai 10.yeeeey......

                Selain itu pengalaman terasik juga aku dapat waktu sampling air di 2 titik penaatan, yaitu 100m dari kanal dan 100m dari Tanjung pujut. Dengan mengendarai kapal yang khusus mancing *berasa kayak di film BBF deh, membelah lautan cuma untuk sampling.Hore maen aeeeeerrr....^^. Sebenarnya masih banyak lagi cerita asik disana tapi kalau ditulis bisa berpuluh-puluh lembar,hehehe. Tapi tempat yang paling aku favoritin itu di atap atas gedung laboratorium #Memory of the roof top. Bisa melihat hamparan laut dan ngelihat PLTU Banten 1.Maaf ya aku ga pintar menulis cerita seperti lainnya,dan teruntuk keluarga TL 2010, atas doanya aku akhirnya bisa sampling dan lihat langsung WWTPnya running. ternyata di dunia KP banyak lika likunya juga (baca:unitnya mati).Berikut langsung foto-fotonya aja deh,hehehe.selamat menikmati


Ini Lokasi Kerja Praktek PLTU Banten 1 Suralaya (tapi cuma sebagian dan unit 1-7 atau UBP Suralaya)

Slogan K3 dimana-mana

Ini K3 tapi karena masuk ke ruangan jadi wajib dilepas dan ditaruh ditempat yang tersedia

Sebenarnya lantai yang di gedung yang 12 lantai kayak gini, tapi ini bukan foto yang diatas itu. Ini foto yang dari site mau nyebrang ke area intake dan penambahan chlorine

this is it Gedung laboratorium

Ini batu bara yang diangkut oleh tongkang, yang kapal ga kefoto deh

Ini jalan mau ke dermaga punya Indonesia Power,sebelah kiri ada belt conveyor (nyalurin batubara untuk proses utama) dan di kanan ada coal handling (tempat penampungan batubara)

Ini jalan mau ke dermaga, bisa dilihat kanan dan kirinya laut,yuuuh.....pengen nyebur


Nah ini sebelahnya dari gambar coal handling di atas, jadi disebelah kiri ada kayak danau buatan untuk kebun mangrove

Nah ini dermaga.kita ga boleh kesana karena pas jatuhin batubara dari kapal/tongkang ke hopper (cerobong buat ke belt conveyor) ini pada berterbangan meski sudah pakai APD tetap berbahaya

Ini bisa dikatakan nodenya belt conveyor,hehhee


Nah ini nih,naek sampai ke lantai paling atas.paling ujung lantai 12, tapi cuma berani di lantai 10,hehehe.lumayanlah

Ini foto yang diambil dari Lt.10


Yang ini foto yang diambil dari Lt.8

Ini memory of the roof top (soalnya fotonya dari atap gedung laboratorium),hehe











                Terima kasih sudah mau melihat-lihat.Akhir kata wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh

~ARM~